Pakdhe Heru: JEDA
Showing posts with label JEDA. Show all posts
Showing posts with label JEDA. Show all posts

Tuesday, April 10, 2018

Uang Antar Jenazah

April 10, 2018 0
Uang Antar Jenazah



Anak-anak dan remaja di kampung saya paling suka ikut mengantarkan jenazah ke makam. Dengan  sukarela mereka berjalan kaki menempuh jarak sejauh sekitar 2 km, melalui jalan raya yang ramai kendaraan.

Ternyata tindakan itu tidak hanya didorong oleh rasa peduli terhadap tetangga yang tengah berkabung. Rupanya, dengan turut mengiring jenazah mereka bisa mendapat uang.



Lha kok bisa ?

Di daerah saya ada tradisi, para sopir dan penumpang kendaraan yang berpapasan dengan iring-iringan pengantar jenazah akan melemparkan uang pada rombongn tersebut.

Menurut kepercayaan (takhayul) di masyarakat kami, mereka atau siapa pun kita akan tertimpa nasib sial dalam perjalanan di tengah jalan berpapasan dengan iring-iringan jenazah. Supaya terhindar dari nasib sial, orang mesti dengen bersedekah memberikan sebagian uang miliknya pada rombongan pengantar jenazah.

Nah, uang lemparan itulah yang menjadi rebutan anak-anak, bahkan tidak jarang remaja.

*Agus Kurniawan di Jember.

Penumpang Istimewa bin Special

April 10, 2018 0
Penumpang Istimewa bin Special



Saya mempunyai teman yang berpenampilan nyentrik, rambut gondrong, pakaian cendrung kumal seenaknya. Ia memang pernah bergabung dengan sebuah LSM di Yogyakarta.



Selama bekerja di LSM khususnya ia mengurus “orang-orang pinggiran” seperti gelandangan, tukang becak, pemulung, dll. Ia juga sempat berteman dengan sekolompok pencopet. Tak heran kalau para pencopet senior di Yogyakarta, banyak yang mengenal dia. Gara-gara berteman dengan pencopet, ia pernah menjadi penumpang istimewa dalam KA yang membawanya dari Yogyakarta-Jakarta.

Ceritanya, ketika menuju Stasiun Tugu Yogyakarta, tanpa sengaja ia berjumpa temannya, seorang pencopet, yang kebetulan duduk sederet. Wajah si pencopet lebam dan ada sedikit luka bekas kena pukul saat ketahuan mencopet. Mereka sempat mengobrol, sebelum kemudian si pencopet turun menjelang kereta api berangkat.

Tanpa sepengetahuan teman saya, ternyata seorang anggota Polsus KA sempat mengawasi saat mereka berbincang-bincang.

“Kamu teman pencopet itu ya ?” Tanya sang Polsus tiba-tiba pada teman saya.
Tanpa curiga teman saya menjawab,”Ya, dia memang teman saya.”

Karena kejujurannya itu, semalam ia diawasi (termasuk tas dan perbekalannya) oleh seorang anggota Polsus yang duduk tepat di belakangnya. 

Lucunya, teman saya malah merasa beruntung. Ia merasa diperlakukan istimewa karena mendapat pengawalan pribadi.

Ia memanfaatkan kesempatan itu sebaik-baiknya. Dengan santainya ia tidur, tanpa khawatir kecopetan. Bukankah ada sang pengawas ?

Ketika ia bangun esok pagi, si polisi tampak masih berjaga-jaga di belakangnya dan pura-pura tidur. Ternyata pula, ia masih terus diawasi sampai ia meninggalkan Stasiun Gambir, Jakarta.

“Boleh jadi si Polsus bangga karena berhasil mengawasi saya sampai benar-benar tak berkutik. Tapi dia keliru, meski berteman dengan pencopet, saya bukan pencopet!” ceritanya sambil tertawa mengenang pengalamannya mendapat pengawalan istimewa.

*Simon Sudarman, Yogyakarta.

Helm sebagai Pelat Omprengan

April 10, 2018 0
Helm sebagai Pelat Omprengan



Selama ini kita mengenal ada tiga jenis warna dasar pelat mobil yang umum, yakni hitam, merah, dan kuning. Mobil berpelat kuning, berarti kendaraan umum. Namun, kendaraan roda dua atau sepeda motor yang digunakan sebagai angkutan umum atau ojek, tidak memiliki warna pelat khusus. Jadilah orang sering kesulitan membedakan mana motor tukang ojek, mana yang bukan.



Para pengojek di Negara, Bali, lumayan kreatif. Mereka membuat tanda khusus untuk membedakan diri dengan pengendara motor pribadi. Bukan dengan mengecat kuning pelat nomornya, tetapi mengenakan helm berwarna kuning sehingga mencolok bila dilihat dari kejauhan.



Saat akan ke terminal di Negara, saya melihat seorang tukang ojek yang biasa  mangkal di pasar sedang menuju kea rah kota. Sewaktu saya mencoba menghentikannya, dia melambaikan tangan tanda menolak. Karena bingung, saya lalu bertanya pada seorang ibu di samping saya.

“Dia memang tukang ojek tapi sedang tidak narik. Tuh helmnya ‘kan hitam, bukan kuning,” jawab si ibu. Sejak saat itu saya mengerti bahwa helm kuning selain sebagai pelindung kepala juga dijadikan “pelat” tanda omprengan.
Makanya, jangan  coba-coba memakai helm kuning di Bali, kalau tidak ingin disangka tukang ojek.

*Endah Palupi, Surabaya

Friday, March 23, 2018

Kenali Emosi/Perasaan Seseorang Lewat Tulisan Tangan

March 23, 2018 0
Kenali Emosi/Perasaan Seseorang Lewat Tulisan Tangan
 
 
Anda pernah mengalami jatuh cinta ? Di saat seseorang jatuh cinta, semua hal terlihat begitu indah dan sesuai harapan. Dunia seolah hnya milik berdua. Ucapan-ucapan romantic  akan terngiang-ngiang di telinga.

Tapi dalam tulisan ini, tidak akan dibicarakan masalah cinta. Namun, sesuatu yang masih ada sedikit hubungan dengan perasaan yaitu GRAFOLOGI = ilmu untuk merepresentasikan ekspresi emosional manusia melalui tulisan tangan.

Salah satu unsur dari tulisan tangan ialah SLANT (kemiringan). Kemiringan tulisan tangan menggambarkan bagaimana seseorang merespons dan mengekspresikan emosinya.

Secara mudah ada empat jenis kemiringan dalam tulisan tangan.

1.      Right Slant ( miring ke Kanan)


Penulis adalah orang yang ekspresif. Respons emosinya cepat, ramah dan suka terlibat dengan orang lain. Mengharapkan dukungan yang tersurat dan mudah tergerak dengan kesulitan orang lain karena diposisikan sebagai dirinya sendiri. Rentan terhadap penilaian yang subjektif tanpa fakta. 

2.      Vertical Slant (Miring Tegak)
Sulit bagi penulis untuk mengekspresikan perasaannya kecuali jika tekanan emosi tersebut sudah memuncak. Dalam situasi normal, penulis lebih suka memendam sendiri perasaannya dan sering mengalami tantangan dalam berkomunikasi karena tidak ingin merepotkan orang lain, dengan pembawaan yang tidak menunjukkan perasaannya tersebut penulis sering dikira tidak berperasaan.

3.      Left Slant (Miring Kiri)
Penulis menarik diri dan mengisolasi diri secara emosional. Sering menyangkal perasaannya sendiri dan tanpa disadari dia sering melukai perasaan orang lain tanpa sengaja  melalui penolakannya untuk berbagi perasaan karena penulis dikuasai oleh rasa curiga. Orang lain yang hanya melihat kulit luarnya saja sering salah dalam menilai kepribadian penulis.

4.      Variant Slant (Kemiringan Bervariasi)
Penulis masih memiliki kondisi emosi yang belum stabil dan cenderung berubah-ubah dalam membawakan dirinya ke lingkungan. Kondisi emosionalnya yang sering berubah membuat orang lain memiliki tantangan  tersendiri dalam usahanya memahami diri penulis.

Fakta bahwa semua orang memiliki cara yang berbeda dalam mengekspresikan emosinya dapat membantu Anda untuk mengenali Anda  dan dia merespons segala sesuatu. Kesamaan atau pun perbedaan  yang Anda miliki sama-sama indah jika hal ini sudah dipahami sejak semula. Hanya menerima satu sama lain, pemahaman ini membuat kehidupan asmara Anda dan si dia semakin indah.


Thursday, March 22, 2018

Wow..Luar Biasa Kemampuan Mirror Writing Hanya Dimiliki Orang Kidal

March 22, 2018 0
Wow..Luar Biasa Kemampuan Mirror Writing Hanya Dimiliki Orang Kidal


Leonardo da Vinci, merupakan salah satu orang kidal terkenal di dunia. Beberapa karyanya akan selalu dikenang. Salah satunya adalah Vitruvia Man, sebuah lukisan tentang laki-laki sempurna yang berada dalam garis lingkaran dan kotak. Tapi, dalam konteks dirinya sebagai orang kidal, yang menarik perhatian adalah catatan yang berada di atas dan di bawah lukisan tersebut. Tulisan tersebut sulit dibaca dengan mata telanjang. Namun, lain halnya apabila dibaca melalui cermin. Selain itu, dapat ditemukan pada kreasi desain nan kreatif oleh Leonardo da Vinci seperti desain pompa air sepeti di atas.


Nah, cara menulis tersebut sebenarnya terkait dengan kekidalan Leonardo. Dia mewakili populasi orang kidal yang secara alami memiliki cara menulis yang disebut mirro writing.

Dengan teknik ini, orang kidal akan menulis dari kanan ke kiri. Huruf yang ditulis juga kan dibuat terbalik secara horizontal. Sampai saat ini, beberapa orang kidal masih menggunakan cara ini untuk menulis.

Ingin contoh ? Lihat saja bagaimana tulisan “ambulance” ditulis di mobil ambulans.

Wednesday, March 21, 2018

Aneh Ini Orang...Beli Teh Sekaligus Botolnya

March 21, 2018 0
Aneh Ini Orang...Beli Teh Sekaligus Botolnya


Di kantor saya, ada seorang kawan asal Irlandia yang punya kebiasaan-yang menurut kami-tidak lazim. Setiap kali membeli the botol dari kantin, ia membuang botol teh kosong atau menggelatakannya begitu saja di bawah meja kerja. Kebiasaan aneh teman kami ini tentu saja menjadi bahan pembicaraan. Kami semua menganggap dia malas.

Di divisi lain di kantor kami, hal serupa juga dilakukan karyawan asing lain yang berasal dari Inggris. Sehabis membeli kopi, ia selalu menggeletakkan cangkir kosong di bawah meja kerjanya. Ibu pemilik kantin sampai mengeluh bahwa cngkirnya banyak yang hilang.

Hingga satu bulan kemudian, salah satu dari kami memberanikan diri menegur mereka. Semula mereka heran karena tidak merasa salah. Rupanya terjadi salah paham. Di Irlandia, seseorang yang membeli teh botol harus membayar minuman sekaligus botolnya sehingga tidak perlu mengembalikkan botol kosongnya. Begitu juga di Inggris, kopi dibeli bersama cangkirnya.

Setelah kami menjelaskan kebiasaan kami di Indonesia, mereka tertawa. Sejak itu keduanya selalu mengembalikan botol dan cangkir kosong, ke kantin.

Anang Hindarto, Pasuruan, Jawa Timur.

Menangkap Jambret dengan Sirih

March 21, 2018 0
Menangkap Jambret dengan Sirih


Kebiasaan menguyah daun sirih ternyata tidak hanya bermanfaat menguatkan gigi tapi juga bisa untuk menangkap pencuri. Ceritanya, pada masa penjajahan Belanda dulu, nenek dan kakek saya biasa bepergian dari Bandung ke Sukabumi naik kereta api. Selama perjalanan nenek selalu menguyah daun sirih.

Di daerah Lampegan, antara Bandung dan Sukabumi, kereta melewati terowongan. Saat itulah lampu di gerbong kereta mati sehingga keadaan gelap gulita.

Di tengah kegelapan, tiba-tiba nenek merasa ada tangan-tangan menggerayangi barang bawaannya. Nenek berusaha mengalau dan terjadi tarik-menarik, tapi tenaganya kalah kuat. Tapi sebelum melepaskan barangnya, ia sempat menyemburkan ludah kea rah si penjambret,

Begitu kereta keluar dari terowongan dan gerbong kembali terang.  Kakek melaporkan kejadin itu ke opas (petugas keamanan kereta). Mereka tak kesulitan  menemukan penjambret itu karena muka dan baju pebuh dengan noda merah akibat semburan ludah nenek.

Setibanya di stasiun tujuan, nenek dan kakek dipanggil petugas keamanan kereta. Mereka menyampaikan rasa terima kasih karena nenek telah membantu menangkap penjahat yang selama ini sudah sering beraksi, tapi selalu  berhasil meloloskan diri.

Dedi Supardi, Buahbatu, Bandung.

Monday, March 19, 2018

Tak Kasih Cerita Singkat tentang Lotere di Indonesia

March 19, 2018 0
Tak Kasih Cerita Singkat tentang Lotere di Indonesia

Di Indonesia, lotere buntut muncul pada 1960-an. Namun, Keppres no. 113/1965 melarangnya karena lotere dianggap merusak moral bangsa. Praktik lotere segera berhenti. ? Ternyata tidak. Toto Raga sempat ada di bandung untuk menghimpun dana mengikuti pacuan kuda. Pemda Surabaay yang mengggelar Lotto (Lotre Totalisator) PON Surya untuk menghimpun dana PON VII 1969. Lalu, ada Toto KONI yang dihapus pada tahun 1974.

Ali Sadikin (saat menjebata sebagai Gubernur DKI Jakarta) melancarkan Toto dan Nalo (Nasional Lotre). Hasilnya, proyek jalan-jalan kampung dan sarana olahraga di tiap kecamatan. Pada 28 Desember 1985 beredar Porkas Sepak Bola berhadiah utama Rp 100 juta (per Oktober 1986 terkumpul Rp 11 miliar). Porkas lalu bermetamorfosa menjadi Kupon Sumbangan Olahraga Behadiah (KSOB), Tanda Sumbangan Sosial Berhadiah (TSSB), Sumbangan Sosial Dermawan Berhadiah.

 
Akhirnya, napas lotere berakhir di tangan mahasiswa yang menganggap dari sisi kemanusiaan, mudaratnya lebih besar daripada manfaatnya. Memang, berantas perjudian !! Cabut akarnya !!! STOP OMDO !!!

 

Sunday, March 18, 2018

Memangnya Kenapa Kalau Lingkaran itu Harus 360 Derajat ?

March 18, 2018 0
Memangnya Kenapa Kalau Lingkaran itu Harus 360 Derajat ?


Besaran angka 360 derajat berasal dari bangsa Sumeria yang tinggal di Mesopotamia (sekarang Irak Selatan). Bangsa  yang telah menemukan tulisan sekitar 3000 SM ini telah membuat kalender pada 2400 SM. Kalender itu terdiri atas 12 bulan di mana masing-masing terdapat 30 hari. Totalnya 360 hari setahun.

Temuan mereka didasari  pengamatan mereka terhadap matahari, bulan dan lima planet yang dapat terlihat (Merkurius, Venus, Mars, Yupiter, Saturnus). Jalur melingkar Matahari melintai Bumi diketahui 360 hari.  Karena gerakan Matahari dianggap sebagai lingkaran, maka diputuskan satu lingkaran terdiri atas 360 derajat.

Ada lagi yang lebih rumit. Dengan menggunakan ilmu trigonometri, ahli-ahli astronomi Babilonia dan Yunani membagi sebuah lingkaran dengan satu segitiga sama sisi yang panjang sisinya  sama dengan jari-jari lingkaran. Dalam satu lingkaran terdapat enam segitiga yang disebut chord.

Peradaban zaman itu yang menggunakan bilangan berbasis 60 (seksagesimal) menghitung bahwa satu chord terdiri atas 60 derajat,. Berhubung satu lingkaran terdiri atas enam chord, maka satu lingkaran  disebut 6 x 60 = 360 derajat.

Mengapa Jarum Jam Berputar Ke Kanan ???

March 18, 2018 0
Mengapa Jarum Jam Berputar Ke Kanan ???



Manusia di mana pun di Bumi, umumnya maklum tentang arti kata :”searah jarum jam.” Tentu yang dimaksud, jarum jam yang berputarn ke arah kanan. Bukan jarum jam yang ke kiri seperti jam di Masjidil Haram, Mekkah, Saudi Arabia.

Asal mula perputaran ini tidak terlepas dari faktor geografis dari peradaban-peradaban besar kuno, seperti Mesir, Romawi, Yunani, Babilonia, atau Cina; yang berada di belahan Bumi utara. Sebagian besar peradaban  menggunakan jam matahari (sundial) sebagai penunjuk waktu.

Sundial yang awalnya dari Mesir ini terdiri atas dua bagian yakni papan berbentuk lingkaran persegi yang ditulisi angka-angka serta sebuah tiang segitiga (gnomon) yang berdiri tegak lurus dari papan.

Ketika sinar matahari menyorot, makan banyangan gnomon menimpa papan dan menunjukkan waktu saat itu.mengingat sundial berada di bealahan Bumi Utara, maka bayangan gnomon akan terlihat bergerak  ke kanan. Lain ceritanya kalau jam itu diletakkan di Bumi Selatan, karena arahnya akan berlawanan.

Sementara kalau dia ada tepat di daerah khatulistiwa, maka bayangannya akan bergeral lurus dari barat ke timur.



 

Saturday, March 17, 2018

Ini Konon Makan Bata Kota, ….Cerita di Balik Kue Keranjang

March 17, 2018 0
Ini Konon Makan Bata Kota, ….Cerita di Balik Kue Keranjang
 
Ada cerita, mengapa harus makan kue keranjang. Kebiasaan ini berasal dari Suzhou (Cina Selatan), dulu ibukota kerajaan Wu. Karena masa itu kerajaan-kerajaan gemar berperang untuk memperluas wilayah, maka raja Wu memerintahkan jenderal Wu Zixu membangun temboka kota yang kokoh untuk menahan serangan musuh. Setelah tembok berdiri, raja dan rakyat berpesta ria.

Disangkanya semua sudah beres, ternyata tidak. Ia memanggil dan member tahu bawahannya, tembok tinggi memang dapat menahan serangan musuh. Bila musuh tidak menyerang, melainkan Cuma mengepung, menunggu sampai kerajaan lemah., lalu akhirnya menyerah, tembok itu malah mengalangi rakyat untuk melarikan diri, maka, bila ini sampai  terjadi, Jenderal Wu member tahu bawahannya hendaknya pergi ke pintu kota yang lain, menggali tanah di sana sedalam 3 kaki untuk mengambil bahan makanan. Si bawahan mengira Jenderal Wu bicara ngawur, karena terlalu banyak minum arak.

Tak lama kemudian, kerajaan Wu diserang Kerajaan Yue. Dalam perang, Jenderal Wu tewas, tetapi kerajaan Wu belum dikalahkan. Tentara Yue mundur dan mengepung Kerajaan Wu. Tak berapa lama rakyat Wu mulai kelaparan karena tidak dapat keluar dari tembok yang sudah dibangun. Saat itu sang bawahan ingat nasihat Jenderal Wu. Ternyata benar, setelah menggali sedalam 3 kaki, mereka menemukan batu bata tembok kota yang terbuat dari makanan berbahan dasar ketan. Maka, terhindarlah rakyat Wu dari ancaman mati kelaparan.

Sejak itu, setiap merayakan Imlek semua keluarga makan kue dar ketan yang saat itu bernama cheng zhuan atau bata kota. Lama kelamaan karena selalu dimakan saat Tahun Baru, namanya berubah menjadi niangao “kue tahun baru”, yang di Indonesia dinamai kue keranjang karena dicetak dalam  keranjang bamboo kecil.

Wednesday, March 14, 2018

4 Tipe Psikopat

March 14, 2018 0
4 Tipe Psikopat

Bila kata psikopat disebut, pikiran mungkin langsung melayang pada Hannibal Lector, pembunuh berantai dalam film Silence of the Lamb, sosok sempurna dan normal yang jauh lebih jahat dari penampilannya. Seperti Hannibal, seorang psikopat memang kerap menipu lewat penampilan.

Menurut  Hervey Checkley, lewat bukunya The Mask of Sanity (1941), ada empat jenis psikopat.

1.      Primary psychopath yang bergeming pada hukuman, penahanan, tekanan, atau celaan. Mereka punya cara sendiri untuk memaknai kata dan kehidupan.

2.      Secondary psychopath adalah pengambil resiko, dan juga lebih tanggap terhadap tekanan, mudah cemas dan merasa bersalah.

3.      Distempered psychopath, cenderung mudah marah dan bila kumat, tinglah mereka mirip penderita epilepsy (ayan). Cenderung jadi pecandu obat, kleptomania, pedofilia, bahkan bisa jadi pembunuh atau pemerkosa berantai!

4.      Charismatic psychopath adalah si pembohong  yang menarik dan menawan, selalu dianugerahi bakat tertentu, tapi memanfaatkannya untuk memperdaya yang lain. Pemimpin agama sekter tertentu yang mendorong pengikutnya bunuh diri bisa jadi contoh.

Tuesday, March 13, 2018

Uniknya Bahasa Jawa Versi Malang

March 13, 2018 0
Uniknya Bahasa Jawa Versi Malang

 
Keunikan berbahasa di Malang ternyata juga tidak hanya terjadi pada bahasa walikan. Bahasa yang digunakan masyarkat Malang juga sedikit “menyimpang” dari struktur Bahasa Jawa yang baku. Kalau Bahasa Jawa mengenal imbuhan no, dalam Bahasa Jawa dialek Malang imbuhan itu menjadi o. Misalnya, kata jupukno (ambilkan), dalam Bahasa Jawa-Malang menjadi jupuko. Gawekno (buatkan), menjadi gaweko.

Bahasa Jawa dialek Malang juga tidak mengenal imbuhan ne  untuk kata yang berakhiran huruf hidup atau vocal. Contohnya, segone (nasinya) menjadi segoe, sepatune (sepatunya) menjadi sepatue. Bahasa Jawa-Malang tidak pula mengenal imbuhan e untuk kata yang berakhiran huruf mati. Misalnya omahe (rumahnya) menjadi omahne, rambute (rambutnya) menjadi rambutne.

Bahasa Jawa-Malang pun tidak mengenal peluluhan. Misalnya, sepaton (mengenakan sepatu) dalam Bahasa Jawa menjadi sepatuan dalam Bahasa Jawa-Malang. Klamben (mengenakan baju) menjadi klambian.

 
Karena itu, kalau anak Malang asli diajari Bahasa Jawa, Bahasa Jawa-nya bukan menjadi bahasa kedua. Bisa jadi Bahasa Jawa itu menjadi bahasa asing, Bahasa Jawa yang diajarkan di sekolah tidak sama dengan Bahasa Jawa yang dipakai sehari-hari. Bahasa Jawa yang diajarkan di sekolah itu menggunakan standar Bahasa Jawa Yogyakarta atau Solo.

 

Sebenarnya Kidal itu Berasal Darimana Sih ????

March 13, 2018 0
Sebenarnya Kidal itu Berasal Darimana Sih ????
 
Untuk menentukan apa persisnya penyebab kekidalan, memang sulit. Apalagi semasa bayi, manusia melewati beberapa tahap dalam menggunakan tangan. Mulanya yang satu, kemudian yang lain, demikian bergantian sampai di usia dua tahun, saat terbentuknya kecenderungan untuk lebih suka menggunakan salah satu tangan.

Anak kidal biasanya mengalami kesulitan. Mulai dari menulis abjad, yang bentuknya memang sulit ditulis bagi para kidal, sampai menggunakan alat sehari-hari seperti gunting atau setrika (yang didesain untuk tangan kanan). Namun, tak terbukti kidal jadi faktor penghalang keberhasilan. Di antara mereka banyak yang terkenal. Seperti legenda sepakbola asal Brazil Pele, ilmuwan yang masuk sejarah Science-Benjamin Franklin, dll.
 


Masalah kidal ini telah diteliti oleh seorang dokter Inggris, Sir Thomas Browne, dalam bukunya Vulgar Errors, untuk pertama kalinya menghubungkan dengan otak. Belahan kanan otak besar dominan terhadap organ belahan kiri, sebaliknya belahan kiri mengatur organ tubuh bagian kanan.

Belahan kiri juga berfungsi sebagai pusat pemikiran logis, sedangkan  belahan kanan lebih berperan dalam bidang keterampilan visual. Selama ini, sebagian besar orang di dunia dituntut untuk berpikir rasional, akibatnya lebih banyak pula orang yang terbiasa memakai belahan otak kiri. Alhasil, organ bagian kanan  yang dominan terpengaruh, termasuk tangan.

Maka diduga, seniman yang lebih banyak menggunakan belahan otak kanan, tentu kecenderungan kidalnya lebih besar. Sesuai penelitian, persentase seniman yang kidal dua kali lipat dibandingkan dengan  populasi umumnya. Di dalam kelompok ini antara lain Leonardo Da Vinci, Charlie Chaplin, Judi Garland, dan Ringo Starr.
 

Selain otak, diduga ada sebab lain. Konon, 40% orang yang mengalami kerusakan otak yang hebat saat lahir akan jadi kidal. Maka, diduga orang menjadi kidal karena menderita cedera ringan di otak saat lahir, yang tak ketahuan.

Tapi karena tidak setiap orang mengalami kerusakan otak menjadi kidal, faktor genetika mungkin berbicara juga. Ada beberapa teori genetika yang rumit. Di antaranya teori tentang warisan kecenderungan penyimpangan fungsi tangan kanan. Tanpa unsur ini dalam gen, orang akan menjadi pemakai tangan kanan ataupun kidal, sesuai pengaruh lingkungan saja.

Sunday, March 11, 2018

Fakta yang Harus Anda Tahu tentang Merpati

March 11, 2018 0
Fakta yang Harus Anda Tahu tentang Merpati
 
Merpati sering menjadi lambang kesetiaan dan cinta. Nyatanya merpati pun hewan aduan yang tangguh. Banyak orang tertambat hatinya pada keindahan burung ini. Namun tahukah kamu, ternyata merpati memiliki beberapa fakta yang tidak kamu ketahui. Berikut fakta-fakta tentang merpati :

*( Merpati berpasangan seumur hidup, kecuali mereka dipaksa berpisah

*( Merpati jantan dapat menyusui anaknya seperti merpati betina

*( Merpati dewasa mempunyai setidaknya 10 ribu bulu

*( Pada abad ke-17, Raja George I dari Inggris memutuskan semua kotoran merpati menjadi property kerajaan untuk digunakan menjadi bubuk mesiu

*( merpati balap mengepakkan sayap 10 kali per detik dan jantungyan berdetak 600 detak per menit selama satu jam tanpa istirahat. Dengan kemampuan itu merpati balap adalah atlet andal di udara.

*( Merpati pos bernama  Cher Ami mengakhir karier terhormatnya  dengan mengirimkan pesan penting tentang lokasi battalion tentara Amerika yang diisolasi Jerman. Misi itu menyelamatkan 200 nyawa manusia. Dia meninggal karena terluka parah saat menjalani misinya tsb.

*( Merpati pos bernama G. I. Joe menyelamatkan nyawa 1000 tentara sekutu dalam satu misi. Kecepatannya 97 km per jam.

*( Studi yang dilakukan oleh B. F. Skinner dari Universitas Harvard menemukan merpati dapat menyimpan memori visual, setidaknya 300 gambar tanpa batas waktu.

*( Merpati balap mempunyai kecepatan 80-90 km per jam.

*( Studi mutakhir di Universitas Montana menyimpulkan merpati adalah binatang yang paling cerdas, dan fisiknya paling tangkas dalam dunia hewan.